Boyolali(02/06) – PT Trans Marga Jateng (TMJ) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Jalan Tol Semarang-Solo atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden kendaraan trailer peti kemas yang terekam melakukan manuver putar arah di KM 470 pada Selasa 2 Juni 2026 Informasi di terima Petugas kami pukul 11.00 WIB Ruas Tol Semarang-Solo wilayah Salatiga-Boyolali dan beredar di media sosial.
TMJ menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan berlalu lintas di jalan tol serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Sebagai Badan Usaha Jalan Tol yang mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan, TMJ akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan operasional di lokasi kejadian, termasuk penguatan patroli, pemantauan melalui Closed Circuit Television (CCTV), serta peningkatan respons petugas terhadap potensi pelanggaran yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Atas kejadian tersebut, TMJ melakukan penelusuran dan evaluasi internal, serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian PJR Jateng 1B dan VII guna memastikan penanganan yang tepat dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, menyampaikan "Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas kejadian ini. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama kami. TMJ akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek pengawasan operasional sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan di Jalan Tol Semarang-Solo."
TMJ mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak melakukan manuver berbahaya di jalan tol demi keselamatan bersama.
Hubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 133 dan aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android jika butuh bantuan dan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group.